My Life 11 : Examination Day ; The Most Fight Days!

0
18.25
Alloh...
Capek banget rasanya..
Sudah on the way 2 minggu aku ulangan akhir semester. Taukah? Rasanya kayak ujian kelulusan. UAS terpanjang seumur hidup yang pernah aku alamin. Did you know? Ini masih kurang seminggu lagi, subhanalloh.. Sekolahku yang paling keren dan paling hebat, so awesome, ckck...
Tapi aku takut kawan... Aku takut gagal mendapatkan the best five di kelas.. Karena untuk mencapai itu pun rasanya sulit banget. Harus istiqomah ibadah (karena selain dari nilai kita juga dilihat dari segi kepribadian dan watak - ma'rifat), harus rajin belajar, harus tepat waktu, harus punya jiwa kompetitif, dan banyak hal lain! Fiuuh...
Aku kira sekolah nggak akan seribet ini. Ck, mungkin akunya yang juga belum terbiasa, sampai-sampai keteteran segala rupa. Ditambah kemarin Sabtu aku sakit panas segala, yang bikin aku harus susulan ulangan TOEFL dan Bahasa Indonesia. TOEFL-nya itu lho yang nggak nguati --"
Pokoknya dalam otakku sekarang ada to-do list yang tercipta otomatis. Di rumah nanti aku nggak boleh nyia-nyiain waktuku. Aku harus bisa membagi waktu dengan baik. Facebook-an nggak boleh sampe seharian. Maksimal 1 jam sehari! Ayo Rani, pasti kamu bisa! ^^9
Ya Alloh, mudah-mudahan saja aku bisa meraih semua target-target duniaku, sehingga nanti pada akhirnya aku bisa meraih target akhiratku.

Ah, aslinya aku punya curhatan banyaaak sekali. Aku sedih nggak bisa ikut OSN. Aku juga sedih nilaiku naik turun. Aku sedih aku belum bisa ngirit. Aku sedih masih ketergantungan sama orang lain. Aku sedih hafalanku nggak kuat. Aaah..
Tapi kawan, mau sampai kapan semua itu terjadi? Aku juga nggak boleh berpangku tangan dan menyerahkan semua pada takdir kan? Padahal Alloh sendiri sudah memberikan pilihan. Juga ada takdir yang bisa diubah asal kita mau berusaha.
Seseorang bilang kalau hidup ini enaknya mengalir saja seperti air.. Terserah aliran itu mau membawa kita kemana. Oke kalau aliran itu ke arah yang baik. Kalau pas kedapatannya aliran yang buruk? Dan aku takut mendapat opsi ke dua. Makanya aku mau berusaha. Mungkin sampai sekarang usahaku belum menampakkan hasil yang maksimal. Tapi aku yakin suatu hari nanti kerja kerasku pasti berbuah, dan insya Alloh tak akan kalah manis dari orang yang bernasib baik. Aamiin.
Aku tahu menjadi orang baik itu 1001 di dunia. Bahkan mungkin 1 banding semilyar orang. Tapi memang begitu kan? Di saat yang lain senang, dia harus rela berteteskan air mata, mengelap keringat, membanting tulang. Di saat yang lain berkhianat, dia rela dengan kejujurannya, meskipun ia harus mati dengan itu semua. Ya Rabbi, bantulah hambamu ini...

Ibu, bapak.. Doakan selalu anakmu..
Yeah, semoga exam-ku berhasil gemilang! ^^

About the author

Donec non enim in turpis pulvinar facilisis. Ut felis. Praesent dapibus, neque id cursus faucibus. Aenean fermentum, eget tincidunt.

0 comments:

Thanks for read, leave a cool comment, fellas =)